Dampak Overcrowding di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terhadap Residivis di Indonesia

Authors

  • Fajriah Fakultas Hukum, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia
  • Jihan Febrianty Fakultas Hukum, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia
  • Nabila Fitria Fakultas Hukum, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia
  • Daniel Loy Sitanggang Fakultas Hukum, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70193/cendekia.v4i4.323

Keywords:

Overkapasitas, Lembaga Pemasyarakatan, Kriminologi, Residivisme

Abstract

Overkapasitas lembaga pemasyarakatan merupakan permasalahan serius dalam sistem pidana Indonesia karena berdampak pada efektivitas pemulihan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko residivisme akibat terbatasnya program rehabilitasi dan pembinaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara gejala overkapasitas lembaga masyarakat dengan meningkatnya residivisme dari perspektif kriminologi. Penelitian menggunakan metode analisis literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa overkapasitas menyebabkan menurunnya kualitas pelatihan, meningkatnya interaksi negatif antar peningkatan, serta lemahnya pengawasan sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya residivisme . Kebaruan penelitian terletak pada penyajian sintesis literatur yang menghubungkan kondisi masyarakat dengan teori-teori kriminologi sebagai dasar penelitian kebijakan pemidanaan yang lebih efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

19-10-2026

How to Cite

Fajriah, Jihan Febrianty, Nabila Fitria, & Daniel Loy Sitanggang. (2026). Dampak Overcrowding di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terhadap Residivis di Indonesia. Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial Dan Humaniora, 4(4), 1506–1520. https://doi.org/10.70193/cendekia.v4i4.323